
PANDAN - Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Mahmud Efendi memaparkan kondisi terkini pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Tapteng pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengecekan Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (9/1/2026).
Rakor ini, digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng dan dipimpin Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi menjelaskan Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Masyarakat di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, hampir seluruh 20 kecamatan terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Lebih lanjut Wakil Bupati memaparkan bahwa pusat pemerintahan di ibu kota Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah sebagian besar lancar, sementara sebagian besar pusat pemerintahan (ibu kota kecamatan) terganggu diakibatkan bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang tersebar di Kecamatan Tukka, Badiri, Sorkam, Pandan, Sibabangun, Tapian Nauli, Kolang, Sitahuis, Lumut, Sarudik, Pasaribu Tobing, Barus, Sosorgadong dan Sorkam Barat, dan saat ini berangsur-angsur pulih.
Untuk pemerintahan desa masih ada pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan di Posko Pengungsian yaitu di Kecamatan Tukka, Desa Sigiring-giring, Desa Tapian Nauli Saur Manggita, Desa Sait Kalangan II dan Desa Aek Bontar. Di Kecamatan Badiri pelayanan di Posko Pengungsian yaitu Desa Pagaran Honas. Kecamatan Sibabangun yaitu di Desa Sibio-bio dan Desa Muara Sibuntuon. Untuk Kecamatan Barus yaitu Desa Ujung Batu, dan Kampung Mudik. Kecamatan Sitahuis yaitu Desa Simaninggir, Desa Rampa, Desa Mardame, sedangkan untuk Kecamatan Pasaribu Tobing yaitu di Desa Sukamaju.
Sementara pelayanan pemerintahan kelurahan berjalan lancar, namun ada beberapa kelurahan yang pelayanan masyarakatnya dilaksanakan di luar kantor kelurahan yaitu, Kelurahan Hutanabolon, Kelurahan Sipange, Kelurahan Bonalumban, Kelurahan Tukka dan Kelurahan Aek Tolang yang harus pindah kantor karena kantor lurah rusak total, Kelurahan Lopian pelayanan di tempat umum karena sarana prasarana rusak berat.
Lebih lanjut Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi mengungkapkan, untuk fasilitas kesehatan, RSUD 1 unit Rumah Sakit Umum Daerah tidak terdampak, sehingga pelayanan kesehatan berjalan normal. Terdapat 25 Puskesmas di Kabupaten Tapanuli Tengah, 7 diantaranya terdampak banjir bandang dan tanah longsor (1 rusak berat, 3 rusak sedang, 3 rusak ringan). Selain di Puskesmas juga dibuka Pos Pelayanan Kesehatan di kelurahan/desa dan Pos Pengungsian. Klinik terdapat 11 klinik kesehatan di Kabupaten Tapanuli Tengah sudah aktif melakukan pelayanan kesehatan.
Untuk sektor pendidikan banyak gedung sekolah yang mengalami kerusakan ringan hingga rusak berat, antara lain, Gedung TK-PAUD 210 unit, rusak ringan 87 unit, rusak sedang 86 unit dan rusak berat 37 unit. Gedung SD 322 unit, rusak ringan 40 unit, rusak sedang 201 unit dan rusak berat 81 unit. Gedung SMP 81 unit, rusak ringan 30 unit, rusak sedang 30 unit dan rusak berat 21 unit.
Akses jalan jalur darat, untuk jalan nasional, kondisi jalan nasional yang terdiri dari 5 (lima) ruas jalan, terdapat 4 (empat) ruas jalan sudah berfungsi melayani kendaraan roda 4 dan roda 6 dengan pelayanan terbatas dengan kondisi kehati-hatian, 1 (satu) ruas jalan masih terputus yaitu ruas jalan Tapanuli Utara - batas Sibolga.
Desa terisolir diantaranya Desa Simaninggir Kecamatan Sitahuis (antara Simpang Rampa - Batu Lubang) akibat badan jalan yang amblas belum dapat ditangani. Tetapi akses darat dari dan menuju Tapanuli Tengah/Sibolga dapat diakses melalui jalan nasional Rampa - Poriaha. Jalan provinsi kondisi jalan provinsi terdiri dari 3 (tiga) ruas jalan, pada prinsipnya dapat berfungsi melayani angkutan kendaraan roda 4 dan roda 6 dengan pelayanan terbatas, meskipun dengan kondisi kehati-hatian.
Jalan kabupaten/kota, untuk jalan kabupaten terdapat 3 (tiga) ruas jalan yang masih terputus akibat badan jalan yang amblas, tebing jalan yang longsor, dan jembatan yang terputus, yaitu Hutanabolon - Watas Taput, mengisolir 3 (tiga) desa, yaitu Desa Sigiring-giring, Desa Sait Kalangan II dan Desa Saur Manggita. Hutabalang - Aek Bontar, mengisolir 1 (satu) desa, yaitu Desa Aek Bontar. Pinangsori - Masundung mengisolir 1 (satu) desa, yaitu Desa Sialogo. Jalan desa, kondisi jalan desa pada umumnya terhubung dan berfungsi, meskipun ada kerusakan.
Aktivitas transaksi di Pasar berjalan lancar tetapi pasar mingguan (onan) di daerah pengungsi tidak berjalan lancar, restoran, warung, kafe, kedai berjalan lancar, warung dan kedai yang berada di daerah bencana tidak berjalan lancar. Toko-toko di luar pasar, toko yang berada di daerah bencana tidak berjalan lancar, hotel/penginapan berjalan lancar.
Sementara rumah ibadah, sebanyak 115 rumah ibadah yang rusak, terdiri atas 41 masjid, 6 mushola, dan 68 gereja.
Wakil Bupati Tapteng menyampaikan permohonan kepada Mendagri, kami mohon solusi dan dukungan untuk percepatan pemulihan di Kabupaten Tapanuli Tengah, terutama dalam penanganan infrastruktur pemerintahan, pendidikan, kesehatan, jalan dan jembatan, pemulihan perekonomian masyarakat, serta sektor lainnya.
Sementara itu, Mendagri M. Tito Karnavian pastikan penanganan terpadu dan menyatakan, seluruh data yang disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Tengah menjadi catatan penting dan akan dibahas bersama kementerian terkait.
Mendagri juga menekankan pentingnya kesiapan dan kevalidan data agar langkah strategis penanganan dapat segera dilakukan. "Saya minta kabupaten/kota yang terdampak, segera sampaikan data-data tentang ini dengan lengkap dan valid sehingga kita lakukan langkah penanganan selanjutnya," pungkasnya.
#TaptengBangkit